Bom Lagi… Bom Lagi

14 05 2018

Kejadian kejadian bom yang menghenyakan ketentraman dan kedamaian berbangsa adalah juga disebabkan karena lemahnya kemampuan INTELEJEN pemerintah kita.

Ayo ambil bagian dalam tugas “Mata Telinga Negara” tersebut.

Iklan




Demokrasi Bukan Untuk Menghancurkan Bangsa

11 04 2018

Setiap lima tahun sekali bangsa ini menggelar pemilu untuk memilih Presiden dan Legislatif. Itulah pesta demokrasi yang sesungguhnya. Rakyat memilih langsung siapa yang diinginkannyà untuk jadi penimpin.

Namun setelah beberapa kali kita gelar pesta demokrasi nampaknya kita bergerak mundur. Disaat rakyat semakin cerdas berdemokrasi, fair play menerima apapun putusan suara terbanyak, ternyata mereka para elite politik di tingkat atas seakan semakin bodoh dan tolol dalam berdemokrasi. Kerap kita saksikan ketololan mereka secara telanjang membuat rakyat merasa tak habis pikir.

Perbedaan pilihan kurang bisa mereka sikapi dengan bijak. Bahkan permainan politik kotor untuk menjatuhkan pun tak segan mereka lakukan. Taruhannya bangsa ini jadi rawan terjadi perpecahan. Bangsa ini berpotensi hancur karena keserakahan kekuasaan yang tak beretika.

Demokrasi jangan jadi alasan perpecahan. Demokrasi untuk mempersatukan bukan untuk memporakporandakan. Indonesia yang sangat besar terlalu mahal untuk dirusak oleh kepentingan jangka pendek lima atau sepuluh tahun saja. Indonesia tetap harus tegak. Dengan atau tanpa Demokrasi sekalipun.





Indonesia Tak Akan Pernah Bubar !

3 04 2018

Pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia akan bubar di tahun 2030 adalah pernyataan skeptis yang tidak berdasar. Ia hanya secara emosional dan prustasi atas kondisi politik pribadi dan kelompoknya yang tidak sesuai dengan harapannya.

Sesungguhnya Indonesia di tahun 2030 adalah saat bangsa ini berada dalam masa kejayaannya.

Segala upaya yang sedang disebut oleh pemerintah jokowi saat ini, baik berupa pembangunan infrastruktur yang sangat masif, pembangunan ekonomi, militer dan industri strategi. Semua itu akan secara nyata hasilnya dirasakan pada tahun 2030 nanti.





Hai Penyebar Hoax , Dimana Rasa Indonesia mu?

19 03 2018

Tahun 2018 ini bangsa kita dibuat sibuk oleh urusan Hoax.

Sepertinya hoax dibuat oleh orang yang sekedar iseng, bikin sensasi atau ulah orang yang kurang kerjaan.

Namun sejatinya tidaklah begitu. Hoax ternyata diproduksi oleh orang orang yang prustasi atas keinginan dan mimpi mereka yang belum juga terkabulkan.

Jika keinginan dan mimpi dimaksud adalah peningkatan kualitas dan kesejahteraan hidup, maka itu adalah wajar dan memang seharusnya setiap orang punya keinginan seperti itu.

Tapi ini berbeda. Keinginan dan mimpi ini adalah keinginan berkuasa atau sekedar ingin orang pilihannya menjadi penguasa. Karena tak jadi juga timbullah prustasi dan mencoba berbagai cara untuk meluapkan kesal dan kecewanya. Dan hoax adalah pilihannya. Mereka lupa jika kita adalah satu bangsa satu keluarga. Menjatuhkan adalah target utama.

Tangan tangan orang lugu digunakan untuk memuluskan rencana. Satu persatu berita palsu dibuat. Fitnah fitnah disebar. Hasutan dan ajakan kebencian juga semakin merajalela.

Jadilah negeri ini ramai dengan fitnah, dengan berita sampah, dan Hoax dimana mana.

Dimana kah rasa nasionalisme nu hai Penyebar Hoax?

Indonesia kah anda?





Ingat, Pilkada Serentak Bukan Untuk Memecah belah Bangsa

14 03 2018

Tahun ini kita disibukkan dengan kegiatan pilkada serentak yang digelar hampir di separuh wilayah negeri ini.

Tapi ingat dan waspadalah bahwa Pilkada Bukan Untuk Menghancurkan Indonesia tapi untuk memperkuat dan mempersatukannya.

Salam Indonesia Tetap Satu !





Ayo Bela Negara Bersama JII

10 03 2018

Semakin maju peradaban dunia semakin besar pula tantangannya.

Indonesia, sebuah negara besar di belahan Timur bumi juga dihadapkan pada banyak tantangan yang berat dan komplek. Perang ekonomi dan budaya sedang terjadi dan kita tak boleh kalah. Indonesia harus berjaya menghadapi setiap tantangan dan ancaman ancaman itu.

Saat ini kita terus diaduk aduk oleh kepentingan kekuatan dari dalam maupun dari luar negeri.

Kekuatan pertahanan dan keamanan kita yang kita miliki saat ini sangat terbatas. TNI dan Polri memang akan kesulitan jika dihadapkan pada tantangan luas wilayah dan jumlah personil yang ada.

Oleh karena itu kita dipanggil, sebagai anak bangsa untuk turut serta ambil bagian dalam upaya bela negara.

Jaringan Intel Indonesia memanggil anda untuk hadir di barisan terdepan kekuatan Hankamrata.





Merdeka !

17 08 2017

Hari ini kita peringati kemerdekaan bangsa kita. Indonesia kini telan 72 tahun. Indonesia sudah cukup dewasa walau belum mampu memberikan keadilan dalam kemerdekaan ini kepada seluruh rakyatnya secara merata. Masih banyak rakyat kita yang hidup terjajah. Terjajah oleh kemiskinan. Terjajah oleh kebodohan. Terjajah oleh kerakusan sesama bangsa sendiri yang merampas harta kita, merampok kekayaan alam kita, korupsi uang rakyat kita. 
Kita harus kembali bangkit untuk berjuang melawan semua penjajah itu. Kita harus berdiri di depan dan siap rela berkorban. 

Indonesia harus kita jaga. Indonesia tak boleh terpecah oleh karena rasa keadilan yang belum merata. Indonesia tak boleh goyah karena isu-isu sara. 

Dirgahayu Indonesia! Merdeka!