1.PENGANTAR

Salam Kebangsaan, Merdeka !

Perkembangan situasi politik dalam negeri republik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir ini banyak sekali diwarnai dengan berbagai peristiwa besar yang menunjukkan dinamika politik, ekonomi, sosial dan budaya bangsa kita.

Lahirnya era reformasi dengan ditandai aksi-aksi anarkis pada tahun 1998 telah memberikan banyak peluang kepada pihak-pihak yang senantiasa berusaha untuk merongrong keutuhan, citra dan wibawa pemerintahan yang sah dalam wilayah hukum negara kesatuan Republik Indonesia.

Pergolakan-pergolakan yang terjadi di berbagai daerah akibat kelengahan aparat pertahanan dan keamanan negara telah menggeser posisi mantap bangsa ini ke ambang perpecahan. Disintergrasi bangsa menjadi ancaman nyata.

Sejarah terlepasnya Timor- Timur dari negeri ini merupakan luka paling dalam yang telah mencabik keutuhan NKRI. Kini konflik di Aceh akibat ulah kelompok separatis GAM, konflik di Ambon oleh gerakan separatis RMS dan konflik di Papua oleh mereka yang menamakan diri kelompok OPM adalah nyata-nyata bermaksud memisahkan diri dari NKRI, harus segera disikapi secara tegas agar tidak menjadi borok yang bisa menulari daerah lainnya. Sudah saatnya, aparat keamanan bertindak tegas dan cepat menuntaskan masalah-masalah tersebutsebelum berkembang semakin luas dan besar. Demikian juga dengan  kasus-kasus teror yang telah menyudutkan bangsa ini dengan julukan baru sebagai Negara Sarang Teroris.

Terjadinya konflik-konflik kedaerahan dan aksi teror yang kerap muncul tanpa diduga adalah juga disebabkan lambatnya informasi intelejen yang diterima aparat sehingga langkah-langkah antisipasi pun terlambat. Hal ini bisa dipahami karena keterbatasan personil intelejen kita, sementara wilayah tugasnya demikian luas. Tetapi hal itu sebenarnya bisa diantisipasi dengan upaya melibatkan rakyat secara tidak langsung sebagai sumber-sumber informasi intelejen. Hal ini sangat sejalan dengan sistem pertahanan kita : Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).

Oleh karena itu, kami dari sekelompok masyarakat yang sangat peduli dengan semua kondisi di negeri ini mencoba untuk memotivasi rakyat untuk ambil bagian dalam tugas tersebut melalui pendirian organisasi kemasyarakatan : Jaringan Intel Indonesia (jii) atau disebut j-sebelas.

Andang Supriadi

One response

17 07 2012
Inas

Kalau saya masih SMP apa bisa ikut JII ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: